Manfaat Kopi dan Ampas Kopi

Hari ini, saya akan menjalani hari ketiga Ujian Tengah Semester Genao 2010 yang diselenggarakan oleh Fakultas selama sepekan penuh. Dikarenakan besok saya menjalani dua ujian mata kuliah sekaligus, maka saya berniat belajar full-power malam ini. Dengan percaya diri, kusiapkan kopi hangat dan jajanan kecil biar melek sepanjang malam. Tentunya meleknya itu belajar (oke, dan sekedar nge-blog untuk refreshing :-P). Sehabis minum kopi, saya jadi gemas melihat ampas nya yang sangat gelap menumpuk di dasar gelas. Saya jadi penasaran, kira-kira bisa dimanfaatkan ga ya?

Eh, ternyata bisa lho. Informasi ini saya dapat setelah bertanya pada mbah Google dengan kata kunci “manfaat ampas kopi” (membiasakan diri mencari tahu pada ‘yang lebih ahli’. Hehe) Kemudian saya temukan tautan-tautan yang memberikan informasi yang sekiranya dapat dipercaya keabsahannya. Ada tiga tautan yang saya jadikan sumber rangkuman tulisan kali ini. Baek toh? Sudah dirangkumin. Hehe. Sebelum membahas ampasnya, akan saya bahas dulu efek minum kopinya sendiri ya. Manfaatnya antara lain:

  • Penambah kecepatan berfikir dan inspirasi
  • Penyembuhkan rasa kantuk dan kelelahan
  • Peningkat sensor stimuli dan reaksi motorik

Kok bisa? Menurut Dr. Ritchie, kafein yang terkandung dalam kopi dapat meningkatkan frekuensi detak jantung, pelebaran pembuluh darah, pendorong sampah-sampah cair maupun padat dari tubuh, sehingga badan merasa lebih ‘segar’. Manfaat tersebut bisa didapatkan dalam ukuran konsumsi yang wajar, yakni di bawah 3 cangkir (alhamdulillah masih aman :-D). Jika berlebihan dapat menimbulkan kecemasan kronis, gelisah, lekas marah, insomnia, otot berkedut, diare, gangguan kehamilan, bahkan keracunan. Jadi, hindari berlebihan ya. 😉 Sedangkan ampas kopi-nya sendiri dapat bermanfaat sebagai:

  • Pupuk organik, karena ia mengandung mineral, karbohidrat, membantu terlepasnya nitrogen sebagai nutrisi tanaman, dan ia sendiri bersifat asam (menurunkan pH tanah)
  • Kecantikan, karena sifatnya kasar sehingga bisa menghilangkan sel kulit mati dan mencerahkan kulit. Buktinya banyak juga sekarang spa yang memakai bahan kopi. Saya perkirakan temen-temen yang cewek nih, langsung pada ngebet ngumpulin ampas kopi sehabis baca artikel ini. Hehe. 😛
  • Penghalus kulit dan penghilang kerut. Sudah banyak referensi yang memberikan keterangan ini, namun masih belum saya temukan alasannya
  • Katalis pengeringan luka luar pada hewan. Juga masih belum diketahui kenapa
  • Sebagai bahan bakar alternatif alias biosolar. Karena ia juga mengandung minyak yang dapat diekstrak menjadi bahan bakar
  • Sebagai tinta printer. Khusus warna hitam tapi, hehe
  • Sebagai pengganti cat minyak atau cat air dalam melukis

Sumber tulisan: anomalicoffee.com, kopitips.com, kaskus.us.

Wah, ternyata banyak juga. Saya sendiri agak terkejut dengan hal ini. Mungkin teman-teman saya yang kreatif ini memiliki ide lain dalam pemanfaatan kopi/ampas kopi? Silahkan bagi wawasannya di komentar artikel ini. 😀 Terima kasih banyak.

I don’t know the key to success, but the key to failure is trying to please everybody.

~ Bill Cosby

17 Replies to “Manfaat Kopi dan Ampas Kopi”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s