Masih dalam edisi post #basmibajakan
Baca Juga
Sejak saya masih menginjak Madrasah Ibtidaiyah ( setara dengan sekolah dasar ), saya sudah menjadi penikmat musik. Seringkali saya mendengarkan koleksi kaset milik kakak yang bertumpukan di lemari ruang keluarga. Koleksi kaset tersebut merupakan album musisi Indonesia kesukaannya seperti Sheila On 7, Padi, dan Dewa 19. Saya yakin kebanyakan orang pun akan membeli album musisi kesukaan mereka di toko-toko kaset tedekat. Tapi itu dulu, ketika musik belum mudah untuk dibajak seperti saat ini.
“Every dollar you spend on a band (whether it be on their music, concert tickets, or merchandise) is a statement; it says that you want the artist to continue to make music. In buying something, you are essentially helping fund the artist’s future endeavors.” – Mike Shinoda, Linkin Park
Dewasa ini, hasil karya para musisi dapat disebarluaskan dengan sangat mudah karena ia berbentuk digital. Orang lain tidak perlu lagi bersusah payah untuk mengumpulkan uang kemudian membeli kaset album di toko kaset. Mereka cukup mencari kata kunci album musisi kesukaan mereka melalui mesin pencari seperti Google, kemudian mengunduh lagu-lagu kesukaan mereka secara gratis. Ya gratis, tanpa perlu membayar satu rupiah pun kepada musisi yang telah bersusah payah menciptakan hasil karya tersebut.
Kebiasaan mengunduh hasil karya para musisi tanpa membeli album aslinya tersebut harus segera dihilangkan. Pasalnya perbuatan semacam ini melanggar aturan pemerintah tentang Hak Kekayaan Intelektual. Selain itu pihak label dan musisi juga mengalami penurunan penghasilan mereka dari penjualan album. Walaupun akhirnya mereka mengandalkan model bisnis Ring Back Tone sebagai sumber penghasilan utama mereka.
Jika para koruptor mengambil hak rakyat, maka masyarakat telah mengambil hak para musisi.
Saya merasa heran terhadap masyarakat yang berkoar-koar agar pemerintah memberantas korupsi dengan menghukum berat para pelaku. Akan tetapi kebanyakan dari mereka malah mengunduh hasil karya para musisi dengan ilegal. Lalu apa bedanya mereka dengan para koruptor yang memakan hak atas orang lain. Jika para koruptor mengambil hak rakyat, maka masyarakat telah mengambil hak para musisi.
Saya sendiri baru menanamkan mental tersebut sejak April tahun lalu. Semua hal yang berbau bajakan akhirnya saya hilangkan dari komputer personal saya, termasuk koleksi album-album musisi kesukaan saya. Awalnya memang terasa sangat berat, tapi akhirnya terbiasa juga berkat penerapan alternatifnya berupa mendengarkan radio. Saya malah jadi lebih sering mendengar lagu-lagu hits paling anyar, juga ada lawakan dari penyiarnya yang mengocok perut. Lebih berwarna bukan? 😉

Kenapa saya bisa memiliki tekad demikian? Tekad tersebut muncul ketika saya menghadiri kajian Islam dari seorang dosen. Saat sesi tanya jawab, Beliau sempat berbicara barang haram dan barang halal. Kalimat yang paling saya ingat dan benar-benar mengubah saya waktu itu yakni barang-barang haram yang masuk ke dalam tubuh akan menjadi bahan bakar api neraka di akhirat kelak. Entah kenapa saya tiba-tiba merasa merinding sekali ketika mendengar hal tersebut. Dan kalimat itulah yang mendorongku untuk membeli salah satu album asli musisi kesukaan saya yakni Sheila On 7 dengan album terbaru mereka yakni Berlayar.
Setelah mengoleksi beberapa album, kadang-kadang saya berkeinginan untuk memiliki sebuah lagu tanpa harus membeli album. Tentunya saya menjadi kecewa jika ternyata hanya satu atau beberapa lagu saja yang saya suka dari keseluruhan lagu dalam album tersebut. Keinginan saya tersebut dikabulkan oleh MelOn, ia menawarkan pembelian lagu secara retail, artinya kita bisa membeli lagu apapun yang kita inginkan tanpa harus membeli albumnya.
Apa untungnya menggunakan layanan MelOn? Layanan ini memberikan kamu akses terhadap hasil karya musisi kesukaan kamu dengan mengunduhnya atau melakukan streaming. Setelah kamu mendaftar, jika promo masih berlaku, kamu bisa menikmati layanan mereka secara gratis selama dua minggu ( jika kamu juga menyertakan data diri berupa nomor handphone ). Setelah dua minggu tersebut, nanti kamu akan membayar dengan jumlah tagihan sesuai jenis langganan. Kamu dapat mengetahui alasan lebih lengkapnya di halaman Kenapa Melon.
Jenis langganannya apa saja? Mahalkah? Deskripsi lengkap harga dari setiap layanan dapat dilihat di halaman Info Produk MelOn. Secara garis besar, ada layanan unlimited download, streaming, mp3 download, dan a la carte.
- Unlimited download berarti kamu bisa mengunduh lagu-lagu kesukaan kamu sebanyak apapun yang kamu mau. Format berkas yang didapatkan nanti berupa dcf, sebuah format lagu dengan dukungan DRM. Apa itu DRM? DRM merupakan singkatan dari Digital Right Management. Singkatnya dengan format berkas tersebut, kamu tidak bisa menyalin berkas tersebut secara bebas. Karena ia hanya dibatasi untuk digunakan oleh satu pemilik yang memiliki lisensi atas berkas tersebut. Batasan ini tidak hanya berupa pemilik namun juga batas waktu kepemilikan lagu. Dalam waktu tertentu lisensi akan menjadi tidak valid jika kita tidak berlangganan layanan ini lagi.
- Mp3 download berarti kamu bisa mengunduh lagu-lagu kesukaan kamu dengan format mp3, berbeda dengan layanan unlimited download yang memberikan berkas dengan format DRM. Tentunya dengan format mp3, kamu bisa memiliki berkas tersebut selamanya, walaupun sudah tidak berlangganan layanan MelOn lagi.
- Layanan A la carte sebenarnya hampir mirip dengan layanan Unlimited download dan Mp3 download. A la carte memiliki tarif yang relatif mahal karena ia merupakan layanan pembelian lagu secara satuan. Sedangkan Unlimited download dan Mp3 download merupakan layanan pembelian lagu secara paket ( beberapa lagu ).
- Unlimited streaming berarti kamu bisa melakukan streaming berkali-kali terhadap lagu kesukaan kamu secara legal.
Bagaimana caranya mendaftar? Apakah benar tidak ada penipuan atau hal yang dapat merugikan setelah mendaftar? Saya sudah mendaftar sejak minggu lalu dan sejauh ini tidak ada hal merugikan seperti penyedotan pulsa atau semacamnya. Segera daftarkan diri kamu di halaman pendaftaran MelOn. Isi alamat email kamu yang masih aktif, password, dan nomor handphone kamu. Jangan khawatir kemudian bingung jika tiba-tiba muncul popup window sebagai berikut,
Itu artinya kamu harus mendaftarkan nomor handphone kamu terlebih dahulu dengan mengirim sms berupa REG ( spasi ) MELON ke 9012. Seusai kamu mengirimkan sms, kamu akan menerima sms balasan berupa kode verifikasi yang harus kamu masukkan ke dalam popup window tersebut. Setelah kami mengisi kode verifikasi tersebut, klik Ok. Kemudian klik Ok lagi pada halaman pendaftaran. Nantinya kamu akan menerima email konfirmasi di email yang baru saja kamu daftarkan. Dan SELAMAT! Kamu sudah berlangganan MelOn dengan jenis langganan Unlimited download + streaming selama dua minggu.
Setelah itu kamu diharuskan untuk mengunduh MelOn player agar dapat melakukan streaming atau memainkan lagu-lagu dengan format DRM. Unduh segera di halaman unduh MelOn Player. Selain dengan menggunakan MelOn player, kamu juga bisa mendengarkan lagu-lagu format DRM di handphone. Daftar handphone yang mendukung format tersebut dapat dilihat di halaman handset list.

Saya sendiri memiliki handset Nokia 5800 XpressMusic, jadi bisa menikmati lagu-lagu dengan format DRM. Lagu yang pertama kali saya unduh yakni lagu dari Ari lasso featuring Ariel Tatum dengan judul lagu Karna Aku T’lah Denganmu. Lagunya begitu enak didengar sekaligus mengena di hati. Berikut keterangan yang saya dapatkan di handphone saya. Hal tersebut menandakan bahwa lagu tersebut hanya bisa dinikmati sejak 15 Oktober 2011, tanggal saya mengaktifkan lisensi lagu tersebut, hingga 4 Novermber 2011. Jangka waktu tersebut bisa diperpanjang selama saya berlangganan layanan Unlimited download.

Perhatian, layanan ini akan diperpanjang secara otomatis, jadi akan memotong pulsa kamu sesuai dengan tarif jenis langganan yang berlaku. Jika kamu ingin segera berhenti berlangganan, ketik UNREG ( spasi ) MELON kemudian kirim ke 9012. Jika membutuhkan pendampingan atau bertanya lebih banyak hal. Silahkan hubungi facebook page MelOn atau akun twitter MelOn.
Dengan adanya MelOn Indonesia ini, tentu harapan agar masyarakat mulai menghargai hasil karya para musisi dapat muncul kembali. Jika memang ada keinginan kuat untuk memberantas korupsi, baiknya dimulai dari diri sendiri dahulu, agar tidak mengorupsi hak para musisi. Semoga kondisi Indonesia semakin membaik dengan generasinya yang bebas dari korupsi. Amin.
Disclosure: Tulisan ini dibuat dalam rangka untuk menggalakkan gerakan #fightpiracy sekaligus mengikuti lomba menulis artikel tentang musik oleh sarikata.com yang bekerja sama dengan MelOn.co.id.



