29

Tahun depan usia gue udah kepala 3. Kalau kata orang, usia kepala 3 itu usia matang. Benarkah begitu? Gue sendiri sih masih belum ngerasa matang di umur 29 ini. Tapi ya paling engga, gue masih punya waktu 1 tahun untuk mematangkan diri.

Gue akuin memang tahun ini ada perubahan besar dalam hidup gue.
– Resign dan pindah perusahaan tempat kerja (setelah 6 tahun!)
– Nikah dan pas tanggal ulang tahun, istri lagi hamil 24 minggu (6 bulan)


Ada hal yang pengen gue share bagi kalian yang masih belum berusia 29 tahun dan belum menikah.

Sisihkan pendapatan

Selalu sisihkan 20% pendapatanmu atau berapapun itu. Taruh di tabungan kek, saham kek, reksadana kek. Pokoknya jangan diutak atik. Anggep aja ilang tapi baru bisa lo akses 20 tahun kemudian. Yes, gue ngomongin dana pensiun.

Susah. Beberapa orang akan bilang ini susah. Tapi percaya deh, lo butuh banget gaya hidup kayak gini. Caranya gini aja. Kalau misalnya pendapatan lo 5 juta, anggep aja kalo pendapatan lo 4 juta. Maksudnya gaya hidup selalu bikin maksimal 4 juta gimana cara. Pokoknya anggep aja 1 juta udah ilang dan bukan milik lo lagi.

Begitu pendapatan naik, jumlahnya juga tentu menyesuaikan. Ikutin aja 20% dari total pendapatan. Kalau ternyata bisa menyisihkan 30% ya anggep aja 10% lebihnya itu untuk alokasi yang lain. Mungkin buat nabung beli gadget baru atau traveling. Intinya sih jangan dicampur.

Mungkin biar gampang, bikin aja tabungan berjangka selama setahun. Kalau udah terkumpul setahun, kan cair tuh, langsung jadiin deposito setahun. Sekalian review jumlah tabungan berjangka per bulan kalau misalnya nilai pendapatan jumlahnya bertambah.

Second income

Mumpung masih single, cari second income. Entah lewat freelance atau iseng iseng bikin aplikasi. Zaman digital gini mah ada aja kali kerjaan lewat internet. Mungkin web developer atau UI/UX designer.

Gue bilang mumpung masih single, maksudnya mumpung belum punya tanggungan langsung, anak dan istri. Begitu lo punya anak dan istri, waktu lo di rumah harus terbagi untuk menyempatkan waktu bersama mereka. Atau ya lo harus ngurangin waktu tidur. Itu pun menurut gue ga gampang sih.

Tujuan hidup

Ngerasa ga punya tujuan hidup? Gue kasih ide. Save a lot until it would be your annual expense times 25. Kumpulin duit lo (dalam instrumen apapun) sampe nilainya sejumlah 25x pendapatan tahunan lo. That’s it. That’s all you need.

Maksudnya? Kenapa 25x pendapatan tahunan? Cari aja keyword Financial Independent Retire Early (FIRE). Lo akan tau maksud gue.

Terlalu gede? Oke, kumpulin aja duit cash (dalam instrumen apapun), yang nilainya sama dengan nilai rumah yang lo pengen tinggali. Katakanlah 1 milyar. Ya kumpulin aja duit cash segitu banyak.

Masih terlalu gede? Oke, kumpulin aja duit cash (dalam instrumen apapun), yang nilai sama dengan nilai mobil yang lo pengen punya. Katakanlah 250 juta. Ya kumpulin aja duit cash segitu banyak.

Kalau udah punya duit segitu, trus apain? Beli mobil? Gue lagi ga butuh mobil. Beli rumah? Gue belum pasti mau beli rumah di mana.

Ngga, lo ga harus langsung pake duit itu kok. Simpen aja dulu sampe akhirnya lo butuh. Tentunya disimpen di instrumen yang jampir likuid ya.

Eh eh, btw kalau nikah tu biayanya berapa ya? Gue ga punya bayangan harus siapin berapa. Ga tau juga jodoh gimana. (hahaha). Atau misalnya udah punya pasangan tapi belum yakin juga sih mau nikah kapan. My suggestion is, make it 2 years of your annual income.


Clear? Semoga ya.

Tinggalkan komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: