Jenius Feesible, it’s only the beginning

Sudah dengar fitur jenius terbaru? Feesible.

Eh itu fitur bukan sih? Haha. Yaa kalau di bank lain, lazimnya disebut sebagai biaya admin. Cuman di Jenius, feesible ini merupakan biaya bulanan yang dikenakan kepada pengguna jenius.

Biaya berlangganan, bukan biaya admin

Branding fitur ini dibuat sejauh mungkin dengan kosakata yang lazim digunakan oleh bank konvensional. Namun dibuat lebih familiar dengan layanan-layanan masa kini. Misalnya layanan musik Spotify, layanan video Netflix. Kata kuncinya yakni berlangganan.

Jadi maksudnya Jenius tuh pengguna dapat menggunakan fitur fitur nya dengan membayar biaya berlangganan. Nah apakah mungkin nanti ada fitur freemium? Model bisnis free tier dan premium tier. Atau ada model bisnis free trial. Atau tier berlangganan yang lainnya, misalnya untuk fitur tertentu, akan dikenakan biaya tambahan. We don’t know for sure.

But hey, they already been here for 4 years now. They burnt the money to get a good amount of customers. Correct me if I’m wrong, Jenius now currently have 2.7 mio users. It’s a LOT, it’s a lot of customer they have gained for only 4 years. Haha. Don’t know the active users thou. But now, after years, they finally introduce a feature to gain another income from customer.

Model bisnis bank

Kan biasanya bank dapet uang itu ya dari net interest income (NII) dan non-NII. NII ini pendapatan bunga alias selisih bunga pinjaman dan bunga simpanan. Sedangkan non-NII ya biaya admin yang meliputi admin bulanan, admin transaksi, dan lain sebagainya.

Berhubung Jenius ngga punya layanan pinjaman yang besar layaknya bank konvensional, ya satu satunya cara ya mengenakan biaya admin ke nasabah. Sebenernya gue penasaran sih gimana selama ini mereka dapet duit. Atau emang bakar uang aja ya?

Hm, ada sih Flexicash, cuman kalo menurut gue sih ga berkontribusi banyak dan bikin impas untuk bayar bunga simpanan. Yang sekali lagi menurut gue, beban bunga simpanan yang harus dibayar ini relatif gede ketimbang bank yang lain.

Nah coba kalau ada feesible ini, kan jumlahnya 10 ribu tuh per bulan, dikali aja dengan jumlah nasabah, 2.7 juta. 10.000×2.700.000=27.000.000.000 alias 27 milyar per bulan. Wow wow wow.

Jenius Power Users

Feesible ini menurut gue masih lebih mending ketimbang biaya admin bank yang lain. Kenapa? Kalau di bank lain, biaya admin itu dikenakan di setiap rekening. Kalau di Jenius kan, ada banyak rekening tuh, card ada sampe 5, flexi saver sampe 3, dream saver sampe 5, maxi saver juga ada 3. Dengan layanan sebanyak itu, nasabah cuma dikenakan 1 biaya sejumlah 10 ribu per bulan.

Ya memang, 10 ribu ini akan terbilang kecil untuk Jenius power users, nasabah yang menggunakan layanan Jenius secara maksimal. Tapi untuk pengguna jenius yang hanya menggunakan 1 atau 2 layanan saja, tentu akan terasa lebih mahal. Mungkin begitu ya.

Lebih murah dari secangkir kopi kekinian

Langganan gue sih Kopi Susu Keluarga di Family Mart, harganya 12 ribu rupiah. Ada yang lebih murah? Selain di warung kopi tentunya. Well, 10 ribu rupiah untuk mendukung keberlangsungan layanan yang memudahkan aktivitas kita semua, kenapa enggak?

Cara mudah bebas dari Feesible

Dengan memiliki flexi saver senilai 3.750.000 juta rupiah, yang bunganya per bulan saat ini 4% p.a. digunakan untuk menutupi nominal feesible per bulan.

But hey,

Probably they wanna hear our feedbacks and reactions on Feesible now, 1 month before long holiday at year end. Since this Feesible is going to be effective in January 2021. Probably later in the future, they are going to enhance how they could charge customer in other ways.

Feedbacks

Mungkin feesible ini bisa diterapkan dengan tiering Jenius yang saat ini sudah berlaku. Saldo rata-rata bulan sebelumnya lebih dari 10 juta rupiah, tidak dikenakan feesible. Kalau 1-10 juta rupiah, dikenakan feesible 5 ribu. Kalau kurang dari 1 juta rupiah, dikenakan feesible 10 ribu.

Tapi mungkin ide ini agak gimana gitu sih. Yang kaya makin kaya. Yang dipalak malah yang kurang duit. Hahaha.

But for sure, aplikasinya lemot banget. Gue sangat berharap mereka bisa meningkatkan layanan mobile banking mereka. Kadang frustasi juga sih nungguin berhasil loading page. Haha.

Premium or add on features

Bau-baunya nih, Jenius bakal meluncurkan fitur baru tapi berbayar. Customer won’t take it for granted. They have to pay to use it. Objektif utamanya yakni Jenius mengandalkan pendapatan non bunga sebagai model bisnis utama, alih alih menggunakan model bisnis selisih bunga yang lazim digunakan.

Gue ga tau sih apa aja fitur yang hendak diluncurkan dan bagaimana metode mereka mengenakan biaya tambahan itu kepada setiap nasabah yang mengaktivasi layanan. Worth it or not? Let’s see.

Mungkin ada menu sendiri kali ya, aktivasi/deaktivasi layanan. Begitu aktivasi, dikenakan biaya tambahan, either one time purchase or monthly payment.

Yes, I think feesible is only the beginning. Brace yourself, winter is coming!


Gimana menurut kamu? Bagaimana Jenius akan menerapkan metode penerapan biaya langganan ini di masa depan? Apakah hanya 10 ribu per bulan? I don’t think so.

Sumber gambar : jenius.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.