Perihal Nikmatnya Merokok

“Merokok itu nikmat”
“Mulut jadi gak enak kalo gak ngerokok seharian”
“Rasanya kurang lengkap kalau abis makan gak ngerokok”
“Gue ngerti kok kalau rokok itu gak bagus buat kesehatan, bisa bikin impotensi, kanker, penyakit yang ngeri-ngeri itu deh, yaudah, gue yang ngerokok, gue yang sakit, kok elo yang ribet?”
“Gue pengen banget berhenti, tapi ya gitu, susah banget”

Kepala saya seketika bergejolak. Ada yang salah, ada yang harus saya lakukan. Ide-ide penolakan tiba-tiba bermunculan. Salah satunya tulisan tentang merokok ini, ide yang tumpah dan tak mampu bertahan di dalam kepala, agar sempat dimasak menjadi ide yang lebih matang.

Dimulai dari sebuah film dokumenter berjudul “Fenomena Rokok di Indonesia”, saya mulai gusar. Film tersebut dibuat oleh Vanguard dan dibawakan oleh seorang jurnalis asal Amerika pada tahun 2010 silam. Saya sendiri baru melihat film tersebut semalam di YouTube yang diunggah pada Mei 2012 lalu.

Ide Penolakan Merokok

Menurut saya, aksi menyuruh perokok aktif untuk berhenti merokok merupakan hal yang sulit dilakukan. Untuk berhenti, diperlukan sebuah motivasi kuat dari diri mereka sendiri. Misalnya seorang wanita yang awalnya perokok berat, berhenti merokok sejak ia hamil agar anaknya terhindar dari segala penyakit yang mungkin hinggap akibat kebiasaannya merokok.

Menaikkan pajak atas rokok? New York did that and their cigarette price was $12 per pack (data in 2010). Higher price, lower demand. Penutupan pabrik rokok? Pernah ada reaksi keras bahwa pemerintah harus memikirkan bagaimana kesejahteraan para petani tembakau yang bergantung kehidupannya pada industri rokok.

Yang bisa kita lakukan sebagai perokok pasif saat ini menurut saya yakni mengucilkan perokok aktif yang tidak memiliki etika merokok. Jujur, saya sempat melakukan tersebut. Saat itu saya sedang makan malam ayam goreng di sebuah warung. Begitu ada seorang perokok aktif yang menyalakan rokok di dekat saya selagi saya makan, saya langsung berpindah tempat duduk menjauhinya. Aksi saya tersebut saya niatkan agar perokok aktif sadar bahwa kebiasaannya mengganggu orang lain.

“Merokok itu keren sih, karena elo berani menawarkan diri untuk dhinggapi berbagai penyakit-penyakit ngeri”

Ide lainnya?

Saya mencoba untuk membuat kompilasi ide berupa kampanye anti merokok di YouTube.

Kamu punya ide atau pernah tahu ide anti merokok gak?

2 thoughts on “Perihal Nikmatnya Merokok”

  1. Iyaa saya juga setuju Mas.. Memang sulit!! Kalau bukan karna kesadaran sendiri yaa tetap aja perokok aktif gak akan peduli.. Mau dibilang bahaya kek, mau dibilang ganggu, mau dibilang apa pun udh gak dipikirin lagi paling..

    Memang kta gak bsa terus2an menyalahkan atau sok menasihati,, saya sebenarnya lebih suka sharing dengan teman2 yg perokok.. cuman kalau mereka nya lagi merokok mending menghindar aja deh!! ^_^

    Suka

  2. emang susah mas ngajak orang buat berhenti ngerokok
    udah saya praktekin ke temen yang perokok akut
    hasilnya nihil

    kalo gak ngerokok katanya mulutnya asem, katanya kepalanya pusing, katanya lebih baik gak makan daripada gak ngerokok

    yassalam..

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s