Investasi, praktis kaya dalam waktu cepat

Gue ngga setuju investasi digunakan sebagai alat yang praktis memperkaya diri dalam waktu cepat. Gue lebih setuju investasi digunakan sebagai alat untuk mengalahkan laju inflasi tiap tahun. Kalau mau memperkaya diri ya bukan investasi tapi kerja.

Gue iseng gabung dalam sebuah grup telegram aplikasi reksadana. Jujur aja agak sebel sih sebenernya kalau ada yang nanya, kira kira reksadana apa ya yang paling menguntungkan, enaknya beli reksadana saham apa ya soalnya mau beli laptop tahun depan, bakal dapat berapa ya kalau udah setahun beli reksadana, duh kok merah sih kapan untungnya, dan seterusnya dan seterusnya. Kenapa sebel? Karena mindset awal yang kurang tepat, investasi pasti untung dan bisa membuat diri sendiri kaya banyak uang dalam waktu cepat.

Jadi gini, instrumen investasi itu bermacam-macam, misalnya saham dan reksadana. Bisa aja sih langsung beli instrumen saham, tapi gue sangat rekomendasi mending beli reksadana saham aja untuk pemula. Sambil nabung rutin dan gak perlu khawatir dalam jangka waktu yang pendek. Lihat dan evaluasi aja setiap tahun, gitu misalnya, ga usah per hari dipantengin melulu untung atau rugi.

Sebenernya investasi itu kan tujuan awalnya untuk mengalahkan return tabungan biasa/deposito. Jadi daripada lu nabung biasa atau deposito yang cuma dapet 4-8% per tahun, ya mending nabung di saham/reksadana saham. Karena dalam waktu jangka panjang, lo bisa dapet return lebih dari itu. Inget ya, kata kuncinya, jangka panjang. Kalau jangka pendek, misal 1 atau 2 tahun mah nabung aja udah cukup.

Nah kalau harapannya investasi di saham/reksadana saham itu bisa menghasilkan return gede dalam waktu singkat misal 1 bulan, yaaa bisa aja sih. Cuman kan ada risikonya ya, misal lu punya modal 5 juta, bisa banget tuh nanti jadi 50 juta, eits tapi bisa juga jadi 1 juta dalam 1 hari. Emang siap?

Mindset return gede itu maklum kok, manusiawi, tapi kudu wajib harus ngerti juga kalau return gede itu dibarengi risiko tinggi. Nothing comes easy. Lagipula ya, investasi itu pake uang dingin lho. Jangan pernah deh pake uang panass buat investasi alias uangnya mau dipake dalam waktu dekat.

Iya kalau 5 juta yang awalnya mau dipake buat beli laptop trus jadi 50 juta kan bisa upgrade ya mau beli laptop plus plus. Kalau jadi 1 juta gimana? Apa ga nangis?

Nabung yang bener, yang rutin, pake uang dingin, ga usah dilihat per hari per minggu, syukur syukur kalau uangnya ga kepake selama 20 tahun trus bisa buat uang pangkal kuliah anak atau dana pensiun. Ya ngga? Jangan sampe kita jadi orang tua yang nyusahin anak alias sandwich generation. Nyebiayain anak itu harusnya bukan berharap nanti bakal duitnya balik.

Harusnya ya, pay it forward, anak yang dibiayain sekolahnya bisa ngebiayain anaknya lagi di sekolah yang lebih bagus. Gitu.

Ngomongin return investasi yang mengalahkan return tabungan/deposito dan harusnya ngga ngarep return gede dalam waktu singkat, itu kenapa investasi itu ga melulu di saham atau reksadana saham. Tergantung kapan investasi yang ditanam mau dituai buahnya.

Kalau jangka panjang banget misal 20 tahun, bagusnya ya saham atau reksadana saham, kenapa? Karena kalau saham naik turun, lu ga usah khawatir atau dag dig dug, data historisnya, tren harga gabungan naik seiring waktu, apalagi dalam waktu 20 tahun.

Kalau udah 5 tahun, ga cocok tuh taruh di saham, bagusnya ya taruh di obligasi aja atau reksadana pendapatan tetap. Nah kalau yang awalnya udah investasi di saham, kalau targetnya udah deket, langsung switch dana ke instrumen yang lebih tepat.

Kalau udah mau 1-2 tahun, taruh di tabungan aja atau deposito aja, ga gede emang return nya dibanding saham tapi stabil dan pasti dapetnya. Balik lagi, mending 5 juta jadi 5,5 juta di deposito daripada 5 juta jadi 1 juta gara gara ditaruh di saham?

Dah, gitu aja uneg uneg gue.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.